Argentina berhasil mengamankan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Tanjung Verde (Cape Verde) dengan skor 3-2 melalui babak perpanjangan waktu dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Hard Rock Stadium, Miami, Sabtu (4/7/2026) pagi WIB. Kemenangan tersebut diraih dengan susah payah setelah wakil Afrika itu memberikan perlawanan sengit hingga memaksa laga berlangsung selama 120 menit.

Messi Buka Keunggulan Argentina

Sejak peluit awal dibunyikan, Argentina langsung mengambil inisiatif menyerang dan mendominasi penguasaan bola. Berbagai peluang berhasil diciptakan oleh pasukan Lionel Scaloni, namun penampilan gemilang kiper Tanjung Verde, Vozinha, membuat gawang tim Afrika tersebut tetap aman. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-29Lionel Messi sukses memanfaatkan umpan panjang akurat dari Lisandro Martinez, sebelum melepaskan penyelesaian klinis yang gagal dihentikan Vozinha. Gol tersebut sempat melalui pemeriksaan VAR sebelum akhirnya disahkan oleh wasit.

Gol itu juga mengukir sejarah baru bagi Lionel Messi. Kapten Argentina itu menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam delapan pertandingan Piala Dunia secara beruntun. Rangkaian tersebut dimulai saat menghadapi Australia, Belanda, Kroasia pada fase gugur Piala Dunia 2022 dan final Piala Dunia 2022 melawan Prancis, kemudian berlanjut ketika melawan Austria, Aljazair, Yordania di fase grup Piala Dunia 2026, hingga Tanjung Verde pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Rekor tersebut semakin menegaskan konsistensi Messi di panggung terbesar sepak bola dunia.

Gol tersebut juga sekaligus menjadi gol ke-20 Messi di ajang Piala Dunia, memperpanjang rekornya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Selain itu, torehan tersebut membuat kapten Argentina itu telah mengoleksi tujuh gol di Piala Dunia 2026, sehingga semakin mengukuhkan posisinya di puncak daftar sementara perebutan Sepatu Emas turnamen. 

Tanjung Verde Bangkit pada Babak Kedua

Meski tertinggal, Tanjung Verde tidak kehilangan semangat. Tim debutan Piala Dunia tersebut tampil lebih agresif setelah turun minum dan mulai berani menekan pertahanan Argentina. Usaha mereka membuahkan hasil pada menit ke-59 melalui Deroy Duarte yang sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Setelah gol tersebut, pertandingan berlangsung semakin terbuka dengan kedua tim sama-sama memperoleh peluang emas.

Argentina berkali-kali mengancam melalui Messi dan Lautaro Martinez, tetapi kembali digagalkan oleh penampilan luar biasa Vozinha yang melakukan sejumlah penyelamatan penting hingga waktu normal berakhir. Skor imbang 1-1 memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Drama Lima Gol di Babak Perpanjangan Waktu

Babak perpanjangan waktu langsung menghadirkan drama. Baru memasuki menit ke-92Lisandro Martinez membawa Argentina kembali unggul setelah memanfaatkan situasi bola mati. Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Sidny Cabral mencetak gol spektakuler pada menit ke-103 sehingga skor kembali berubah menjadi 2-2.

Saat pertandingan tampak akan mengarah ke adu penalti, Argentina akhirnya memastikan kemenangan pada menit ke-111. Berawal dari sepak pojok yang dieksekusi Messi, Cristian Romero memenangkan duel udara sebelum bola mengenai Diney Borges dan masuk ke gawang Tanjung Verde. Gol tersebut kemudian dicatat sebagai gol bunuh diri Diney Borges yang memastikan Argentina unggul 3-2 hingga laga usai.

BACA JUGA: Australia Tersingkir Dramatis, Mesir Cetak Sejarah Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026 Lewat Adu Penalti

Perlawanan Heroik Debutan Piala Dunia

Walaupun tersingkir, Tanjung Verde meninggalkan kesan mendalam sepanjang turnamen. Negara kepulauan kecil tersebut berhasil menciptakan sejarah dengan lolos ke fase gugur pada penampilan perdana mereka di Piala Dunia. Sebelum menghadapi Argentina, Tanjung Verde tampil impresif dengan menahan imbang Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi, sehingga layak mendapat julukan sebagai salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia 2026. Penampilan disiplin mereka kembali terlihat saat mampu memaksa sang juara bertahan bekerja keras hingga perpanjangan waktu

Menariknya adalah kedua gol Tanjung Verde lahir melalui skema open playbukan dari titik penalti, sehingga semakin menegaskan kualitas permainan mereka. Penampilan tersebut menunjukkan bahwa Cape Verde tampil layaknya tim yang sudah berpengalaman tampil di Piala Dunia, meski baru menjalani debut di turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia ini.

Hasil tersebut juga membuat Tanjung Verde mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia 2026 tanpa pernah menelan kekalahan dalam waktu normal (90 menit). Sepanjang turnamen, mereka bermain imbang melawan Spanyol (0-0), Uruguay (2-2), Arab Saudi (0-0), dan Argentina (1-1) sebelum akhirnya takluk 2-3 setelah babak perpanjangan waktu. Catatan tersebut menjadi pencapaian yang luar biasa bagi tim debutan yang mampu tetap tak terkalahkan dalam 90 menit di seluruh pertandingan Piala Dunia 2026.  

Argentina Melangkah ke Babak 16 Besar

Kemenangan ini memastikan Argentina melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Meski berhasil lolos, pertandingan melawan Tanjung Verde menjadi peringatan bahwa perjalanan mempertahankan gelar juara dunia tidak akan mudah.

Argentina menutup pertandingan dengan kemenangan 3-2 setelah perpanjangan waktu. Lionel Messi membuka keunggulan sebelum Deroy Duarte menyamakan kedudukan. Di babak tambahan waktu, Lisandro Martinez kembali membawa Argentina kembali unggul, tetapi Sidny Cabral kembali menyamakan skor dengan gol spektakulernya. Gol bunuh diri Diney Borges akhirnya memastikan kemenangan Argentina sekaligus mengantarkan Albiceleste lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026, sementara perjalanan bersejarah Tanjung Verde harus berakhir di babak 32 besar Piala Dunia 2026.

 

Argentina memang berhasil mengamankan tiket ke babak berikutnya, tetapi kemenangan atas Tanjung Verde diraih melalui perjuangan yang sangat berat. Lionel Messi kembali menjadi pembeda lewat kontribusinya, sementara semangat juang Tanjung Verde membuktikan bahwa mereka pantas dikenang sebagai salah satu kisah paling inspiratif di Piala Dunia 2026. Dengan kemenangan dramatis 3-2Albiceleste kini menjaga asa untuk mempertahankan gelar juara dunia yang mereka raih pada edisi Piala Dunia 2022.