Universitas Sains dan Teknologi Komputer (STEKOM) kembali menghadirkan kegiatan pengembangan keterampilan digital bagi generasi muda melalui pelatihan content creator. Program ini ditujukan kepada siswa dan siswi SMA, SMK, MA, serta sederajat di Kabupaten Sragen sebagai bagian dari upaya memperkenalkan kemampuan kreatif yang relevan dengan perkembangan teknologi dan industri digital.

Pelatihan tersebut menjadi ruang bagi pelajar untuk mengenal lebih jauh proses menghasilkan konten secara kreatif dan terarah. Setidaknya 22 sekolah turut mengikuti kegiatan yang diselenggarakan Universitas STEKOM. Keikutsertaan peserta dari berbagai satuan pendidikan menunjukkan adanya minat yang beragam terhadap bidang kreativitas digital, khususnya dalam pemanfaatan media sebagai sarana untuk berkarya dan menyampaikan gagasan.

Kegiatan dilakukan di SMA Negeri 2 Sragen yang beralamat di Jalan Anggrek 34, Sragen Kulon, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Pemilihan sekolah sebagai lokasi pelatihan memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengikuti pembelajaran dalam lingkungan yang dekat dengan aktivitas akademik mereka. Suasana tersebut turut mendukung proses pertukaran pengetahuan antara tim pelatihan dan para pelajar yang hadir.

Pelatihan content creator tidak semata-mata membahas kemampuan menghasilkan foto atau video. Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menemukan ide, menyusun konsep, mengenali karakter audiens, serta mengemas informasi menjadi sebuah konten yang mudah dipahami. Kemampuan tersebut menjadi bagian dari keterampilan komunikasi yang dapat dikembangkan sejak berada di bangku sekolah.

Perkembangan media digital membuat kemampuan kreatif semakin memiliki ruang untuk dikembangkan oleh pelajar. Aktivitas yang sebelumnya hanya dipandang sebagai penggunaan media sosial kini dapat diarahkan menjadi proses pembelajaran yang melatih keberanian, kreativitas, kemampuan berbicara, dan cara berpikir dalam menyampaikan sebuah pesan. Karena itu, pelatihan menjadi kesempatan bagi peserta untuk melihat dunia content creation dari sudut pandang yang lebih luas.

Selain pembekalan keterampilan, Universitas STEKOM juga memberikan apresiasi melalui penerimaan beasiswa bagi talenta influencer muda. Program tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap siswa yang memiliki potensi dan ketertarikan pada bidang kreativitas digital. Pemberian apresiasi diharapkan dapat menjadi motivasi bagi penerima untuk terus mengembangkan kemampuan sekaligus menjaga keberlanjutan pendidikan.

Pelaksanaan kegiatan pada 29 September 2026 turut diisi dengan pemberian apresiasi kepada sejumlah pelajar dari berbagai sekolah. Penerima beasiswa tersebut antara lain CH Alga Praditya dan Fauzan Humam Masyhur dari SMK Negeri 2 Sragen. Apresiasi juga diberikan kepada Arletta Atsara Raihani Novianti dan Shifara Renadiazkha dari SMAN 1 Gemolong.

Dua penerima lainnya adalah Rico Rezky Ardana dari SMA Negeri 2 Sragen dan Muhammad Riski Fauzi dari SMK TH 2 Modoikan. Keberagaman asal sekolah para penerima memperlihatkan bahwa pengembangan talenta kreatif dapat tumbuh dari berbagai lingkungan pendidikan. Dukungan terhadap siswa dengan potensi di bidang digital menjadi salah satu bagian dari perhatian Universitas STEKOM terhadap perkembangan generasi muda.

Rangkaian pelatihan berlangsung dengan keterlibatan peserta dalam berbagai sesi pembelajaran. Siswa dan siswi yang aktif selama acara berlangsung juga mendapatkan apresiasi dari tim pelatihan Universitas STEKOM. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan terhadap antusiasme dan partisipasi peserta selama mengikuti rangkaian kegiatan.

Keaktifan dalam kegiatan menjadi bagian penting dalam proses belajar berbasis keterampilan. Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga didorong untuk memperhatikan proses kreatif, merespons pembahasan, dan mengembangkan gagasan yang mereka miliki. Pengalaman tersebut dapat membantu siswa membangun rasa percaya diri serta memahami bahwa kemampuan kreatif berkembang melalui proses belajar dan praktik secara berkelanjutan.

Pelatihan ini juga memberikan perspektif bahwa menjadi content creator membutuhkan tanggung jawab dalam mengelola informasi. Kreativitas perlu berjalan bersama kemampuan memilih informasi yang tepat, menyampaikan pesan dengan bahasa yang baik, serta mempertimbangkan dampak dari konten yang dipublikasikan. Pemahaman tersebut penting agar perkembangan kemampuan digital di kalangan pelajar tetap berada dalam koridor penggunaan media yang positif dan bertanggung jawab.

Bagi Universitas STEKOM, kegiatan di Kabupaten Sragen menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam memperluas akses pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan zaman. Kehadiran perguruan tinggi di tengah lingkungan sekolah memberikan kesempatan kepada pelajar untuk mendapatkan wawasan baru sekaligus mengenali bidang keterampilan yang dapat dikembangkan sebagai bagian dari persiapan menghadapi jenjang pendidikan dan dunia profesional.

Keterlibatan setidaknya 22 sekolah juga memperluas ruang interaksi antarpelajar dari berbagai satuan pendidikan. Peserta dapat memperoleh pengalaman belajar bersama siswa lain yang memiliki ketertarikan terhadap dunia kreatif digital. Kondisi tersebut menciptakan lingkungan yang dapat mendorong pertukaran ide sekaligus memperkaya pengalaman peserta selama mengikuti pelatihan.

Melalui pelatihan content creator dan program apresiasi beasiswa bagi talenta influencer muda, Universitas STEKOM berupaya memberikan pengalaman yang menggabungkan pembelajaran, kreativitas, dan dukungan terhadap pendidikan. Kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong siswa dan siswi di Kabupaten Sragen untuk terus mengembangkan potensi, meningkatkan keterampilan komunikasi, serta memanfaatkan teknologi secara produktif dalam proses pengembangan diri.