Ibam Neo Pangestu, siswa SMK IPTEK Weru Sukoharjo, mendapatkan beasiswa pendidikan dari Universitas Sains dan Teknologi Komputer (STEKOM) sebagai bentuk apresiasi terhadap talenta influencer muda yang memiliki potensi dalam bidang kreativitas dan komunikasi digital.
Pemberian beasiswa tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Universitas STEKOM yang memadukan apresiasi bagi talenta muda dengan pelatihan content creator. Program ini menjadi salah satu ruang bagi pelajar untuk mengenal proses kreatif dalam pembuatan konten sekaligus memahami bagaimana teknologi digital dapat dimanfaatkan secara produktif.

Kegiatan tersebut diikuti oleh siswa dan siswi dari berbagai SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Sukoharjo. Peserta memperoleh kesempatan untuk belajar bersama sekaligus memperluas wawasan mengenai perkembangan dunia digital yang semakin dekat dengan aktivitas dan kehidupan generasi pelajar.
Materi pelatihan content creator membahas sejumlah aspek penting dalam proses menghasilkan konten digital. Mulai dari menemukan ide, menentukan konsep, menyusun pesan, hingga mengemas informasi agar lebih menarik dan mudah dipahami oleh audiens menjadi bagian dari keterampilan yang diperkenalkan kepada peserta.
Kemampuan menjadi content creator tidak hanya membutuhkan kreativitas dalam menghasilkan ide. Pelajar juga perlu memahami cara berkomunikasi yang baik, mengenali karakter audiens, serta mempertimbangkan ketepatan informasi dan etika ketika membuat maupun membagikan sebuah konten.
Rangkaian kegiatan tersebut dilakukan di SMA Negeri 3 Sukoharjo pada 15 September 2026. Pelaksanaan kegiatan menjadi kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan pengalaman langsung mengenai proses pengembangan kreativitas digital dalam suasana pembelajaran yang melibatkan siswa dari berbagai sekolah.
Bagi Ibam Neo Pangestu, penerimaan beasiswa dari Universitas STEKOM menjadi bentuk penghargaan atas potensi yang dimilikinya sebagai talenta influencer muda. Apresiasi tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan sekaligus menghasilkan karya digital yang lebih kreatif dan memiliki nilai positif.

Kehadiran program semacam ini juga relevan dengan perkembangan kebutuhan kompetensi generasi muda. Kemampuan membuat konten, membangun komunikasi melalui media digital, serta menyampaikan gagasan secara menarik dapat menjadi bagian dari keterampilan yang mendukung pengembangan diri pelajar di tengah perubahan teknologi yang berlangsung cepat.
Universitas STEKOM turut mendorong peserta agar memandang media sosial tidak sekadar sebagai sarana hiburan dan interaksi, tetapi juga sebagai ruang untuk belajar dan berkarya. Pemanfaatan platform digital secara tepat dapat membuka kesempatan bagi siswa untuk membangun portofolio serta mengembangkan identitas positif di ruang digital.
Keberagaman peserta dari jenjang SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Sukoharjo turut memperkaya proses pembelajaran. Interaksi antarsiswa dari berbagai sekolah memberikan ruang untuk bertukar pengalaman, mengenal sudut pandang yang berbeda, dan mengembangkan ide yang dapat diterapkan dalam pembuatan konten.
Selain memberikan keterampilan teknis, pelatihan tersebut memperkenalkan pentingnya tanggung jawab dalam menghasilkan informasi di media digital. Kreativitas perlu berjalan beriringan dengan kemampuan memilih informasi yang tepat sehingga karya yang dipublikasikan tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki pesan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Pemberian beasiswa kepada Ibam Neo Pangestu menjadi bagian dari komitmen Universitas STEKOM dalam memberikan apresiasi terhadap potensi generasi muda. Dukungan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang pengembangan bagi pelajar yang memiliki ketertarikan pada dunia digital sekaligus mendorong mereka untuk terus meningkatkan kompetensi.
Melalui perpaduan apresiasi talenta influencer muda dan pelatihan content creator, Universitas STEKOM memberikan kesempatan kepada pelajar untuk mengenali potensi serta mengembangkan keterampilan yang relevan dengan perkembangan era digital. Program tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap lahirnya generasi muda yang kreatif, adaptif, dan mampu menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.