Pep Guardiola belum memiliki rencana untuk kembali melatih dalam waktu dekat setelah meninggalkan Manchester City. Pelatih asal Spanyol itu memilih mengambil jeda dan menikmati kehidupan di luar dunia sepak bola.
Guardiola menyampaikan hal tersebut dalam wawancara bersama perusahaan perdagangan kripto OKX. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa dirinya tidak sedang terburu-buru untuk kembali ke pinggir lapangan.
"Secara mental saya tidak kekurangan apapun. Saya hanya sedang mencoba memahami seperti apa kehidupan saya nantinya," kata Guardiola seperti dikutip ANSA.
Guardiola Ingin Mencoba Kehidupan Di Luar Sepak Bola
Pep Guardiola mengakui bahwa hampir seluruh hidupnya selama ini berkaitan dengan sepak bola. Ia mulai melatih pada usia 37 tahun dan sejak saat itu terus menjalani karier di level tertinggi. Namun, setelah meninggalkan Manchester City, Guardiola merasa perlu mencari pengalaman baru. Ia ingin menikmati berbagai hal yang selama ini belum sempat dilakukan karena kesibukannya sebagai pelatih.
"Satu-satunya hal yang saya tahu adalah bermain sepak bola atau melatih. Jadi, mengapa tidak mencoba menemukan kehidupan, menjadi bahagia dan menjadi manusia yang lebih lengkap dengan melakukan hal-hal lain yang tidak hanya berkaitan dengan sepak bola?" ujar Guardiola.
Pelatih berusia 56 tahun itu juga mengaku belum merasakan kerinduan untuk kembali melatih.
"Mungkin suatu hari saya akan bangun dan berkata, baiklah, saya ingin kembali melatih. Tetapi perasaan itu harus datang dari dalam diri saya dan saat ini saya belum merasakannya," katanya.
Lebih Banyak Waktu Bersama Keluarga
Keputusan Guardiola untuk berhenti sementara dari dunia kepelatihan juga berkaitan dengan keinginannya menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga. Ia ingin lebih sering bertemu anak-anaknya serta ayahnya yang kini berusia 95 tahun. Bagi Guardiola, fase baru dalam hidup ini menjadi kesempatan untuk lebih memperhatikan kehidupan pribadi.
"Saya memutuskan berhenti karena ingin lebih menjaga diri sendiri. Saya ingin lebih banyak menghabiskan waktu bersama anak-anak saya dan ayah saya yang berusia 95 tahun dan masih bersama kami," kata Guardiola.
Ia juga mengakui bahwa usia membuat cara pandangnya terhadap kehidupan ikut berubah.
"Saya sekarang berusia 56 tahun. Saya tidak lagi muda, jadi perspektif Anda juga berubah," ujarnya.
Masa Depan Pep Guardiola Masih Terbuka
Meski belum ingin kembali melatih, Guardiola tidak menutup kemungkinan untuk kembali ke dunia sepak bola pada masa mendatang.
"Kita lihat saja apakah nanti saya akan merindukannya. Jika ada yang menginginkan saya, saya akan kembali. Jika tidak, saya akan tetap seperti ini," tutur Guardiola.
Pernyataan tersebut sekaligus menepis spekulasi mengenai kemungkinan dirinya segera menangani tim nasional Italia. Nama Guardiola sebelumnya sempat dikaitkan dengan posisi pelatih Italia, tetapi ia menegaskan belum memiliki keinginan untuk kembali dalam waktu dekat.
Era Panjang Bersama Manchester City Telah Berakhir
Guardiola baru saja mengakhiri masa kepelatihannya bersama Manchester City setelah menjalani satu dekade di klub tersebut. Selama berada di Manchester, ia membawa City meraih berbagai gelar bergengsi dan membangun salah satu periode paling sukses dalam sejarah klub. Kini, Guardiola memilih menikmati babak baru dalam kehidupannya. Para penggemar sepak bola pun masih harus menunggu hingga pelatih asal Spanyol itu kembali merasakan kerinduan untuk berada di pinggir lapangan.